Turbin Uap Suhu Sedang dan Tekanan Sedang

Turbin Uap Suhu Sedang, Tekanan Sedang
Turbin uap suhu menengah dan tekanan menengah adalah jenis turbin uap yang terutama dicirikan oleh suhu uap masuk yang berkisar antara 400°C dan 540°C dan tekanan uap masuk yang berkisar antara 7 MPa dan 10 MPa.
Turbin ini umumnya digunakan dalam proses produksi di industri petrokimia, seperti cracking, produksi hidrogen, dan reforming, serta untuk pembangkit listrik berkapasitas sedang di pembangkit listrik. Dibandingkan dengan jenis lainnya, turbin uap suhu menengah dan tekanan menengah tidak memerlukan penggunaan uap berkualitas tinggi dan bertekanan tinggi selama pengoperasian, sehingga menghasilkan biaya operasional yang lebih rendah dan efisiensi ekonomi yang lebih besar.
Komponen inti dari turbin uap tekanan menengah meliputi silinder tekanan menengah, rotor, dan bilah. Pada turbin multi-tahap, volume spesifik uap di bagian tekanan menengah berada di antara volume spesifik uap di bagian tekanan tinggi dan tekanan rendah. Tinggi bilah cukup memadai, dan pemasukan busur penuh biasanya digunakan. Desain ini secara efektif mengurangi kerugian yang terkait dengan tinggi bilah, kebocoran uap, dan gesekan.

  • Luoyang Hanfei Power Technology Co., Ltd
  • Henan, Tiongkok
  • Memiliki kemampuan pasokan yang lengkap, stabil, dan efisien untuk turbin uap dan komponen-komponennya.
  • informasi

Turbin Uap Suhu Menengah, Tekanan Menengah (MTMP)

Turbin uap adalah perangkat mekanis yang memanfaatkan energi termal untuk menggerakkan rotasi rotor dan menghasilkan daya. Turbin ini banyak digunakan di berbagai bidang seperti pembangkit listrik, petrokimia, dan kedirgantaraan. Turbin Uap Suhu Menengah, Tekanan Menengah (MTMP) adalah jenis khusus yang dicirikan oleh suhu uap masuk berkisar antara 400°C hingga 540°C dan tekanan masuk antara 7 MPa dan 10 MPa.

1. Kinerja Tinggi

Turbin uap MTMP menawarkan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan turbin konvensional. Dalam kondisi operasi yang identik, turbin ini mencapai efisiensi yang lebih besar dan mengurangi emisi gas buang.

2. Polusi Rendah

Turbin uap MTMP menunjukkan tingkat emisi yang lebih rendah. Pelepasan zat berbahaya seperti partikulat, nitrogen oksida (NOx), dan sulfur dioksida (SO₂) berkurang secara signifikan, sehingga secara efektif melindungi lingkungan dan menurunkan biaya operasional.

3. Penghematan Energi

Dengan efisiensi operasional yang tinggi dan kehilangan panas minimal, turbin MTMP juga dapat diintegrasikan ke dalam sistem pembangkit panas dan listrik gabungan (CHP), sehingga meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi secara keseluruhan. Hal ini mengarah pada penghematan energi dan pengurangan biaya operasional.

4. Penerapan yang Luas

Turbin uap MTMP banyak digunakan di pembangkit listrik tenaga termal dan industri termasuk produksi kimia, farmasi, dan baja, serta menemukan aplikasi di berbagai sektor industri.

Turbin MTMP terutama digunakan di pembangkit listrik skala menengah dan industri petrokimia. Di pembangkit listrik, turbin MTMP sering berfungsi sebagai generator bantu untuk membantu menjaga keseimbangan daya jaringan. Dalam proses petrokimia, turbin ini umumnya digunakan dalam tahapan produksi seperti cracking dan pembuatan hidrogen.


Dibandingkan dengan jenis lainnya, turbin uap MTMP tidak memerlukan penggunaan uap berkualitas tinggi dan bertekanan tinggi selama pengoperasian, sehingga menghasilkan biaya operasional yang lebih rendah dan efisiensi ekonomi yang lebih besar.


Dalam sistem penahapan tekanan, turbin tekanan menengah, bersama dengan turbin tekanan tinggi dan tekanan rendah, membentuk sistem yang lengkap. Parameter uapnya moderat, menghindari suhu dan tekanan ekstrem pada bagian tekanan tinggi sekaligus mengurangi kehilangan uap air yang lazim terjadi pada bagian tekanan rendah. Akibatnya, turbin ini menunjukkan kehilangan per tahap yang relatif lebih rendah dan efisiensi yang lebih tinggi.


Komponen inti turbin tekanan menengah meliputi silinder tekanan menengah, rotor, dan bilah. Pada turbin multi-tahap, volume spesifik uap di bagian tekanan menengah berada di antara volume spesifik uap di bagian tekanan tinggi dan tekanan rendah. Tinggi bilah cukup memadai, dan pemasukan busur penuh biasanya digunakan, sehingga secara efektif meminimalkan kerugian yang terkait dengan tinggi bilah, kebocoran uap, dan gesekan cakram.


Mengenai metode pengoperasian awal, turbin tekanan menengah dapat menggunakan strategi pengoperasian awal silinder tekanan menengah. Ini melibatkan penggerakan awal silinder tekanan menengah dan kemudian secara bertahap memasukkan uap ke silinder tekanan tinggi. Pendekatan ini dapat mempersingkat waktu pengoperasian awal, mengurangi tekanan termal, dan mengurangi risiko ekspansi diferensial. Namun, hal ini membutuhkan peralatan tambahan dan sistem bypass, yang berpotensi meningkatkan kompleksitas operasional.


Prinsip kerja turbin uap MTMP sama dengan jenis turbin lainnya. Prinsip utamanya adalah mengarahkan uap ke bilah turbin, menyebabkan rotor berputar dan mengubah energi termal menjadi energi mekanik. Karena turbin MTMP membutuhkan suhu dan tekanan uap yang relatif tinggi, memastikan pasokan dan kualitas uap yang stabil sangat penting selama pengoperasian.

Dapatkan harga terbaru? Kami akan merespons sesegera mungkin (dalam 12 jam)
This field is required
This field is required
Required and valid email address
This field is required
This field is required
For a better browsing experience, we recommend that you use Chrome, Firefox, Safari and Edge browsers.