Pabrik Pengolahan Mineral
Pabrik Pengolahan Mineral
Mesin penggiling mineral merupakan peralatan inti dalam proses pengolahan mineral, terutama digunakan untuk menghancurkan bijih menjadi partikel halus untuk pemisahan mineral berharga selanjutnya. Prinsip kerjanya bergantung pada benturan, gesekan, dan abrasi antara media penggiling (seperti bola baja, batang baja, atau kerikil) dan bijih. Jenis yang umum meliputi penggiling bola, penggiling batang, penggiling kerikil, dan penggiling autogenik.
Biasanya menggunakan sistem penggerak tepi, mesin penggiling mineral berfungsi sebagai peralatan penting dalam industri pertambangan dan pemisahan mineral. Mesin ini terutama diterapkan di sektor metalurgi, pertambangan kimia, dan pengolahan bahan bangunan. Mampu menangani berbagai material seperti semen, bijih, dan keramik kaca, mesin ini mendukung mode penggilingan kering dan basah.
- Luoyang Hanfei Power Technology Co., Ltd
- Henan, Tiongkok
- Memiliki kemampuan pasokan yang lengkap, stabil, dan efisien untuk pabrik dan komponen-komponennya.
- informasi
Pabrik Pengolahan Mineral
Mesin penggiling mineral merupakan peralatan inti yang sangat penting dalam proses penambangan dan pengolahan bijih. Fungsi utamanya adalah untuk menghancurkan bijih hingga mencapai kehalusan yang dibutuhkan, sebagai dasar untuk pemisahan mineral berharga selanjutnya. Mesin ini banyak digunakan di tambang logam (seperti emas, perak, dan molibdenum), tambang non-logam (seperti kaolin dan kalsium karbonat berat), serta di bidang metalurgi, industri kimia, dan bidang lainnya. Pemilihan peralatan harus mempertimbangkan sifat material, persyaratan ukuran partikel, dan alur proses secara komprehensif.
Prinsip kerja inti dari mesin penggiling mineral bergantung pada interaksi antara media penggiling dan bijih untuk mencapai penghancuran, dengan berbagai jenis mesin yang memiliki variasi media dan karakteristik operasional. Peralatan ini biasanya mengadopsi struktur silinder horizontal yang berputar, di mana motor menggerakkan putaran silinder, menyebabkan media internal (bola baja, batang baja, kerikil, atau bijih itu sendiri) untuk menumbuk, memotong, dan mengikis material.
Jenis-jenis yang umum meliputi ball mill, rod mill, pebble mill, dan autogenous (AG) mill. Di antara jenis-jenis tersebut, ball mill adalah yang paling banyak digunakan, cocok untuk berbagai kebutuhan proses yang melibatkan penggilingan kering atau basah.
• Mesin penggiling bola menggunakan bola baja sebagai media penggilingan dan dapat dikategorikan berdasarkan metode pengeluaran menjadi tipe luapan, tipe kisi (grid), dan tipe pengeluaran periferal. Tipe luapan memiliki struktur sederhana dan dapat menghasilkan produk yang lebih halus, sehingga cocok untuk tahap penggilingan tersier. Tipe kisi menggunakan pelat grid untuk pengeluaran paksa, menawarkan produktivitas yang lebih tinggi dan ukuran produk yang lebih kasar, sering digunakan pada tahap primer dari rangkaian penggilingan dua tahap.
• Penggiling batang, di sisi lain, menggunakan batang baja silindris panjang sebagai media. Silindernya biasanya memiliki rasio panjang terhadap diameter 1,5–2,0 dan tidak memiliki pelat kisi pengeluaran di ujung keluaran, sehingga mencegah media saling kusut. Kontak garis antar batang memberikan aksi penggilingan selektif, yang membantu mengurangi penggilingan bijih yang berlebihan dan menghasilkan ukuran produk yang lebih seragam. Penggiling ini cocok untuk memproses material rapuh seperti bijih tungsten dan timah, atau dapat berfungsi sebagai alat pra-perlakuan untuk penggiling bola. Tingkat pengisian media pada penggiling batang umumnya 30%–35%, kecepatan biasanya dikontrol pada 60%–75% dari kecepatan kritis, dan efisiensi operasional dapat mencapai 80%–88%.
• Jenis penggilingan lainnya meliputi penggilingan kerikil dan penggilingan autogenik (AG). Penggilingan kerikil menggunakan kerikil pilihan sebagai media penggilingan, cocok untuk kebutuhan penggilingan halus spesifik dari bijih tertentu. Penggilingan autogenik menggunakan bijih itu sendiri sebagai media penggilingan, secara signifikan mengurangi konsumsi media, dan ideal untuk penghancuran primer material berbutir kasar.
Dari segi desain struktural dan optimasi kinerja, pabrik pengolahan mineral terus berevolusi menuju efisiensi yang lebih tinggi, penghematan energi, stabilitas, dan daya tahan. Silinder sering diproduksi menggunakan proses pengelasan otomatis, menjalani pengujian ultrasonik dan perlakuan panas penghilang tegangan secara keseluruhan untuk memastikan presisi dan kekuatan struktural. Poros berongga dirancang sebagai komponen baja cor, dan lapisan tahan aus ditingkatkan dari baja mangan tradisional menjadi material seperti paduan logam tanah jarang atau lapisan magnetik untuk memperpanjang masa pakai.
Fitur kinerja utama meliputi:
1. Efisiensi penghancuran yang tinggi dengan konsumsi energi yang relatif rendah dan konsumsi logam minimal per unit produk.
2. Penggunaan material berkualitas tinggi dan tahan aus untuk lapisan dalam, menawarkan kekuatan tinggi, ketahanan aus yang sangat baik, dan masa pakai yang lama.
3. Pengoperasian yang stabil dan andal dengan konsumsi energi yang relatif rendah, keausan yang berkurang, dan biaya operasional yang rendah.
4. Kemudahan pengaturan kehalusan produk, distribusi ukuran partikel yang seragam, pengoperasian yang lancar, kinerja yang dapat diandalkan, serta kemudahan pengoperasian dan perawatan.
Beberapa pabrik pengolahan mineral kelas atas juga mengintegrasikan sistem pelumasan cerdas untuk kontrol yang presisi, mengurangi konsumsi energi dan biaya perawatan. Mesin lengkap diuji coba sebelum meninggalkan pabrik untuk menyederhanakan pemasangan di lokasi. Perawatan harian memerlukan inspeksi terfokus pada komponen-komponen utama seperti poros berongga dan bantalan utama, serta perencanaan rutin untuk perbaikan menengah dan besar. Tren industri saat ini berfokus pada pengembangan peralatan skala besar, efisiensi tinggi dan penghematan energi, serta peningkatan kecerdasan.